OPLET4D – Juventus baru saja menunjukkan taringnya di ajang Serie A. Si Nyonya Tua sukses melumat Cremonese dengan skor telak 5-0.
Kemenangan ini membawa mereka menyamai poin Roma dan Napoli di papan klasemen Liga Italia. Namun, Luciano Spalletti justru memberikan peringatan keras.
Spalletti merasa skuadnya belum berada di level yang sama dengan para rival. Ia menyoroti kualitas permainan Inter Milan dan Napoli yang lebih matang.
Mantan pelatih Timnas Italia tersebut enggan terlena dengan skor mencolok di papan skor. Baginya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Juventus.
Kemenangan Besar dan Faktor Dewi Fortuna

Selebrasi Kenan Yildiz setelah mencetak gol ketiga timnya dalam laga Serie A antara Juventus vs Cremonese di Turin, 13 Januari 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP
Bianconeri tampil beringas dengan memanfaatkan hasil imbang yang diraih tiga tim teratas. Gol-gol kemenangan lahir dari berbagai situasi, termasuk aksi bunuh diri lawan.
Meski mendominasi, Spalletti mengakui ada unsur keberuntungan yang memihak timnya. Gol pembuka Gleison Bremer bahkan tercipta dari pantulan tak sengaja.
“Dengan sedikit keberuntungan, kami berhasil mendapatkan hasil yang tepat lebih awal, tetapi kemudian juga mengalami nasib buruk dengan penalti yang membentur tiang gawang,” ujar Luciano Spalletti.
“Saya pikir setelah mempertimbangkan semuanya, kami yang memegang kendali, meskipun masih ada beberapa guncangan yang sulit dihilangkan,” tambah Spalletti.
Akui Level Rival Scudetto Lebih Tinggi

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti. (c) Marco Bucco/LaPresse via AP
Spalletti secara khusus memantau laga big match antara Inter Milan kontra Napoli. Ia melihat kualitas sepak bola tingkat tinggi di sana.
Mantan pelatih Timnas Italia ini menilai Juventus harus segera mengejar ketertinggalan kualitas tersebut. Ia tidak ingin timnya hanya jago kandang melawan tim kecil.
“Saya menonton Inter-Napoli tadi malam, mereka menunjukkan level sepak bola tertinggi, sepak bola terbuka dan menyerang, dengan karakter dan ide, yang mewakili pelatih mereka,” puji Spalletti.
“Saya pikir kami perlu banyak berbenah untuk mencapai level mereka, dan kami perlu mengambil langkah-langkah itu dengan cepat,” tegasnya.
Jujur Soal Kontroversi Wasit
Laga melawan Cremonese juga diwarnai drama Video Assistant Referee (VAR). Tim tamu sempat mendapat penalti yang kemudian dibatalkan.
Menariknya, Spalletti justru sepakat dengan pandangan para pengamat. Ia menilai keputusan wasit di laga tersebut kurang tepat bagi kedua tim.
“Saya hanya ingin mencatat bahwa menurut pandangan saya, tidak satu pun dari kedua penalti hari ini seharusnya diberikan,” kata Spalletti.
“Ketika Anda mengambil pekerjaan ini, akan selalu ada kejutan, baik dan buruk, karena lapanganlah yang berbicara,” sambungnya.
Optimisme Juventus Bisa Lebih Baik
Kemenangan ini membuat Juventus mengoleksi 39 poin di klasemen sementara. Mereka kini masuk kembali dalam bursa perebutan Scudetto yang ketat.
Melihat kerja keras anak asuhnya, Spalletti mulai memupuk rasa percaya diri. Ia yakin Kenan Yildiz dan kawan-kawan bisa terus berkembang.
“Saya telah melihat upaya besar dari para pemain ini,” tutur pelatih berkepala plontos itu.
“Jadi saya merasa kami dapat melakukan perbaikan-perbaikan tersebut,” tutup Spalletti.
Sumber: OPLET4D

Promo Bonus Terbesar:
- Bonus New Member 10%, Maks 300.000
- Bonus Deposit Harian Rp.5.000,- (1x Sehari)
- Bonus Cashback 15% ( Tembak Ikan & Live Casino )
- Bonus Cashback Sportbook 5%
- Bonus Rollingan Slot 0.5% ( Tanpa Batas )
















Leave a Reply