OPLET4D – Chelsea kembali membuat keputusan berani. Penunjukan Liam Rosenior sebagai manajer anyar langsung memantik perdebatan di kalangan suporter dan pengamat sepak bola Inggris.
Usia Rosenior baru 41 tahun. Rekam jejaknya di level elite masih terbatas dan ia belum pernah mempersembahkan satu pun trofi sepanjang karier kepelatihannya.
Sorotan itu datang di saat Chelsea berada dalam tekanan besar. Klub membutuhkan stabilitas, hasil instan, sekaligus arah jangka panjang yang jelas.
Namun, manajemen Stamford Bridge memilih untuk menantang narasi tersebut. Mereka yakin Rosenior adalah sosok yang tepat untuk fase pembangunan berikutnya.
Minim Trofi, Namun Lebih Matang dari Pendahulunya

Liam Rosenior dikenalkan sebagai pelatih baru Chelsea musim 2025/2026 (c) Official Chelsea
Rosenior akan menghadapi sorotan atas anggapan kurangnya pengalamannya, tetapi Chelsea akan menunjukkan fakta bahwa ia memiliki lebih banyak pengalaman daripada Maresca ketika pelatih asal Italia itu diangkat pada tahun 2024.
Maresca datang ke Chelsea setelah memenangkan Championship, sementara Rosenior belum pernah mengangkat trofi sama sekali
Rosenior memimpin 153 pertandingan senior di Hull dan Strasbourg dibandingkan dengan 67 laga yang dimainkan Maresca. Pria asal Italia merupakan asisten Pep Guardiola selama musim kemenangan treble Man City pada 2022/23.
Perbandingan ini menjadi dasar pembelaan Chelsea. Bagi klub, jumlah pertandingan dan pengalaman langsung memimpin tim dianggap sama pentingnya dengan koleksi gelar.
Alasan Liam Rosenior Dianggap Spesial

Manchester City dan Chelsea mengheningkan cipta sebelum bertanding, Senin (05/01/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson
Ada pula kekhawatiran soal momentum. Rosenior datang ke Chelsea setelah performa kurang meyakinkan, tanpa kemenangan dalam lima laga Ligue 1 terakhir dan kehilangan 13 poin dari posisi unggul.
Meski demikian, reputasinya tetap terjaga. Dukungan datang dari pemain. Ben Chilwell, eks pemain Chelsea, secara terbuka menyatakan keyakinannya dengan berkata: “Dialah alasan saya bergabung dengan klub ini.”
Phil Jones, eks pemain MU yang kini jadi pandit, memberikan penilaian kuat. Usai menyaksikan sesi latihan dan pertandingan Rosenior di Strasbourg, Jones menuangkan penilaiannya yang positif.
“Saya sangat terkesan dengan cara dia berbicara dengan para pemain, pertemuan-pertemuan, cara dia melihat permainan. Dia bersemangat dan tidak takut untuk mengambil keputusan besar,” katanya pada Football Focus.
“Mereka pergi ke PSG dan menerapkan man-to-man di seluruh lapangan dan mendapatkan hasil, imbang 3-3 di Parc des Princes,” sambung Jones.
Sumber: OPLET4D

Promo Bonus Terbesar:
– Bonus New Member 10%, Maks 300.000
– Bonus Deposit Harian Rp.5.000,- (1x Sehari)
– Bonus Cashback 15% ( Tembak Ikan & Live Casino )
– Bonus Cashback Sportbook 5%
– Bonus Rollingan Slot 0.5% ( Tanpa Batas )















Leave a Reply