OPLET4D – Pemecatan Ruben Amorim dari kursi manajer Manchester United memicu reaksi keras dari dalam ruang ganti. Mayoritas pemain Setan Merah dikabarkan tidak puas dengan keputusan manajemen yang mengakhiri masa kerja pelatih asal Portugal tersebut, yang dinilai masih mendapat dukungan luas dari skuad utama.
Sumber internal klub menyebutkan Amorim merupakan sosok yang populer di mata pemain. Hubungannya dengan ruang ganti terjaga dengan baik, bahkan sebagian besar anggota tim masih memberikan dukungan penuh hingga jelang pemecatan.
Para pemain diberi tahu soal keputusan klub pada Senin (5/1/2026) pagi waktu setempat, meski ada perasaan bahwa pemecatan tersebut “sudah di udara” dalam beberapa hari sebelumnya.
Manchester United bersikukuh tidak ada konflik kekuasaan antara Amorim dan petinggi klub. Pihak internal menilai kurangnya progres serta evolusi permainan tim menjadi alasan utama pemecatan.
Namun, muncul dugaan kuat bahwa nasib Amorim semakin terpojok setelah ia secara terbuka melontarkan kritik terhadap hierarki klub dalam konferensi pers usai laga melawan Leeds pada Minggu. Pernyataan tersebut disebut mempercepat keputusan manajemen untuk berpisah.
Dukungan Skuad MU untuk Amorim

Selebrasi Bruno Fernandes usai membobol gawang Wolverhampton (c) MUFC Official
Gelombang dukungan pemain terlihat jelas sepanjang hari Senin melalui media sosial. Sejumlah pemain inti seperti Bruno Fernandes dan Harry Maguire memimpin deretan unggahan yang berisi ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap Amorim.
Nama-nama lain seperti Matthijs de Ligt, Diogo Dalot, Amad, Bryan Mbeumo, Mason Mount, hingga Joshua Zirkzee juga melakukan hal serupa. Total, lebih dari sepuluh pemain tercatat menyampaikan pesan perpisahan secara terbuka.
Menariknya, Patrick Dorgu dan Benjamin Sesko turut memberikan ucapan terima kasih, meski keduanya sempat disebut-sebut menjadi sasaran kritik Amorim.
Kedua pemain tersebut merupakan rekrutan yang didorong oleh manajemen klub dan direktur olahraga Jason Wilcox, lalu disetujui oleh Amorim. Fakta ini mempertegas bahwa hubungan Amorim dengan pemain tidak sepenuhnya retak, seperti yang sempat berkembang dalam rumor.
Pemain MU Tak Dilibatkan

Bek Manchester United, Harry Maguire (c) MUFC Official
Keputusan pemecatan ini juga terasa berbeda dibandingkan era sebelumnya. Tidak seperti beberapa pergantian manajer terdahulu di Old Trafford, para pemain tidak dilibatkan atau dimintai pendapat sebelum keputusan akhir diambil.
Sebagai perbandingan, saat Jose Mourinho dipecat pada Desember 2018, hanya empat pemain yang menyampaikan ucapan terima kasih secara terbuka, angka yang jauh lebih kecil dibandingkan respons terhadap Amorim.
Pasca pemecatan, Manchester United bergerak cepat dengan menunjuk Darren Fletcher sebagai manajer interim. Fletcher akan memimpin tim dalam waktu dekat, dimulai dengan laga tandang ke markas Burnley pada Rabu. Tantangan berat menanti, mengingat situasi internal tim yang masih bergejolak.
Reaksi Amorim

Ruben Amorim ketika membesut Manchester United. (c) AP Photo/Dave Thompson
Sementara itu, Amorim justru terlihat santai meninggalkan hiruk-pikuk Old Trafford. Pelatih berusia 40 tahun itu sempat tertangkap kamera berjalan bersama istrinya dengan ekspresi tersenyum, tak lama setelah kabar pemecatan mencuat.
Media Inggris melaporkan, masa kepelatihan Amorim yang singkat namun penuh dinamika disebut telah menelan biaya hingga 30 juta poundsterling bagi Manchester United, angka yang kembali menambah daftar panjang konsekuensi finansial akibat pergantian manajer di klub tersebut.
Sumber: OPLET4D

Promo Bonus Terbesar:
– Bonus New Member 10%, Maks 300.000
– Bonus Deposit Harian Rp.5.000,- (1x Sehari)
– Bonus Cashback 15% ( Tembak Ikan & Live Casino )
– Bonus Cashback Sportbook 5%
– Bonus Rollingan Slot 0.5% ( Tanpa Batas )















Leave a Reply