OPLET4D – Josep Guardiola memiliki rekor pertemuan yang sangat dinamis sepanjang kariernya melawan Manchester United. Statistik terbaru menunjukkan manajer Manchester City itu baru saja menelan kekalahan kesepuluhnya dari Setan Merah.
Total sudah 31 pertandingan dilalui pelatih asal Spanyol tersebut menghadapi rival sekotanya. Dari jumlah tersebut, Guardiola mencatatkan 17 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 10 kali tumbang.
Kekalahan terbaru terjadi pada Januari 2026 saat City takluk 0-2 di tangan Man United. Hasil ini menodai dominasi Guardiola yang sebelumnya sempat membantai lawan 3-0 pada September 2025.
Meski demikian, produktivitas gol tim asuhan Guardiola tetap jauh lebih superior. Skuadnya berhasil menyarangkan 60 gol dan hanya kebobolan 39 kali.
Nemesis Sejak Era Barcelona dan Bayern

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola usai laga melawan Newcastle di leg 1 semifinal Carabao Cup, 14 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson
Jauh sebelum mendarat di Inggris, Guardiola sudah menjadi mimpi buruk bagi Sir Alex Ferguson. Ia dua kali mengalahkan Man United di final Liga Champions bersama Barcelona.
Kemenangan pertama terjadi di Roma pada 2009 dengan skor meyakinkan 2-0. Dua tahun berselang, ia kembali memamerkan masterclass taktik di Wembley dengan kemenangan 3-1.
Dominasi itu berlanjut ketika Guardiola menukangi raksasa Jerman, Bayern Munchen. Ia menghadapi Manchester United yang kala itu berada di bawah asuhan David Moyes di perempat final.
Sempat dibuat cemas pada leg kedua, Bayern akhirnya bangkit dan menang agregat 4-2. Rekor apik di kompetisi Eropa ini menjadi fondasi rivalitasnya dengan Setan Merah.
Pasang Surut Derby Manchester

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (kiri) dan pelatih Manchester United, Michael Carrick saat keduanya bertemu di Old Trafford, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson
Guardiola memulai kariernya di City dengan kemenangan manis 2-1 di Old Trafford. Namun, ia sempat kesulitan menaklukkan MU di Etihad pada masa-masa awal.
City hanya menang satu kali dari enam derbi kandang pertama dan menelan empat kekalahan. Bahkan, mereka sempat kalah dua kali dalam satu musim liga pada edisi 2019-20.
Namun, Guardiola membayar lunas kegagalan itu di ajang piala domestik. Ia sukses menyingkirkan MU di semifinal EFL Cup dua musim beruntun pada 2020 dan 2021.
Puncaknya adalah kemenangan emosional di final Piala FA 2023 berkat aksi heroik Ilkay Gundogan. Sayangnya, ia kemudian dipermalukan Erik ten Hag pada final Piala FA 2024.
Drama Melawan Ruben Amorim dan Hasil Terbaru
Kesulitan Guardiola berlanjut hingga musim 2024-25 saat MU ditangani Ruben Amorim. Ia harus menerima kekalahan dramatis 1-2 di kandang sendiri.
Kala itu, City kebobolan dua gol menyesakkan tepat di menit-menit akhir laga. Kedua tim kemudian hanya bermain imbang tanpa gol yang membosankan di Old Trafford pada bulan April.
Guardiola sempat membalas dendam dengan kemenangan telak 3-0 di Etihad pada September 2025. Kemenangan itu seolah mengembalikan status City sebagai penguasa kota Manchester.
Namun, konsistensi itu kembali runtuh pada pertemuan terakhir di Januari 2026 dan MU dilatih Michael Carrick. Kekalahan 0-2 menjadi penanda genapnya 10 kekalahan Guardiola dari Manchester United.
Sumber: OPLET4D

Promo Bonus Terbesar:
- Bonus New Member 10%, Maks 300.000
- Bonus Deposit Harian Rp.5.000,- (1x Sehari)
- Bonus Cashback 15% ( Tembak Ikan & Live Casino )
- Bonus Cashback Sportbook 5%
- Bonus Rollingan Slot 0.5% ( Tanpa Batas )

















Leave a Reply